Kelengkapan Olimpiade

Ketika ada undangan pembinaan olimpiade dan olimpiade di luar negeri salah satu yang mesti disiapkan adalah baju dan perlengkapan lain. Alat paling penting adalah alat tulis, pensil, ball pen, penghapus, dan penggaris wajib ada. Setelah itu jam tangan juga penting untuk mengatur durasi pengerjaan masing-masing soal serta untuk berjaga-jaga jika di ruangan lomba jam dinding tidak ada atau menunjukkan waktu yang tidak akurat.

Jangka waktu pembinaan atau lomba. Pada umumnya setiap tahap pembinaan atau lomba dilaksanakan dalam waktu seminggu. Dengan demikian perlengkapan, baju, pakaian, perlengkapan mandi, cuci tangan (toiletries) dan sejenisnya disesuaikan dengan kebutuhan seminggu pula. Jika kelebihan barang yang dibawa juga rugi karena repot bawa barang tapi tidak dipakai. Pertanyaannya, “Berapa jumlah barang yang ideal untuk mencukupi kebutuhan tersebut?”

ASMOPS 2015 di Malaysia

Acara tahunan olimpiade sains dan matematika tingkat Asia atau Asian Science and Mathematics Olympiad for Primary Schools (ASMOPS) ke-5 tahun ini diselenggarakan di Kuala Lumpur Malaysia. Seleksi Tim Nasional ASMOPS Indonesia dibagi dalam dua tahap. Tahap 1 memilih 60 siswa terbaik terdiri 30 Sains dan 30 Matematika dari 1.011 peserta yang ikut tes. Tahap 2 memilih siswa 8 Sains dan 8 Matematika yang akan menjadi Tim Nasional yang ikut kompetisi ASMOPS 2015 di Malaysia.

Pengalaman ikut seleksi ASMOPS adalah nuansa matematika itu gampang, asyik dan menyenangkan karena seleksinya dilakukan oleh lembaga yang mengenalkan metode matematika Gasing. Materi lomba meliputi soal singkat dan eksplorasi, kelompok peserta individual dan juga tim. Kalau siswa ingin olimpiade dalam suasana (feel) yang lain, suasana menyenangkan ikutlah ASMOPS. Di samping itu siswa dapat menambah teman melalui kenalan sesama peserta dari berbagai negara.

Peraih Medali IMSO 2015

International Mathematics and Science Olympiad for Primary School (IMSO) 2015 ke 12 di Pathumthani, Thailand diikuti 367 peserta dari 20 Negara yaitu: Cambodia, China, India, Indonesia, Iran, Kazakhstan, Korea, Laos, Lebanon, Malaysia, Mongolia, Nepal, Philippines, Singapore, South Africa, Sri Lanka, Taiwan, Tajikistan, Thailand, dan Vietnam. Olimpiade ini diselenggarakan atas kerjasama antar Pemerintah masing-masing negara yang membawa nama negara asalnya. Delegasi Indonesia berangkat didampingi Kemendikbud serta dibiayai oleh Negara. Masing-masing negara mengirim peserta IMSO melalui Kementerian Pendidikan negara yang bersangkutan.

Seperti olimpiade matematika dan sains tingkat internasional yang lain, medali emas, perak, dan perunggu yang diperebutkan berjumlah lebih dari satu serta tidak ada hadiah uang. Hadiah berupa pengakuan kompetensi bidang sains atau matematika, lebih berharga daripada sekedar pemberian materi (uang).