OMITS 2016

Olimpiade Matematika ITS (OMITS) tahun 2016 adalah yang ke-10 atau satu dekade dengan tema, “Mathematics as The Queen of Science“. Pelaksanaan OMITS tahun ini sangat meriah karena ada Gala Dinner di Graha Sawunggaling, yaitu gedung di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya di Jalan Jimerto. Pesertanya pun meningkat dari tahun lalu 9K menjadi lebih dari 10K (10.000) peserta.

Peserta OMITS berasal dari 30 rayon (kota) dari berbagai provinsi dan di antara mereka adalah anak-anak yang ikut di lomba-lomba tingkat nasional maupun internasional. Dengan demikian kualitas OMITS telah dipercayai masyarakat. Satu hal yang kurang untuk menjadi olimpiade tingkat internasional, yaitu tidak ada moderasi, diskusi pembahasan atas jawaban peserta dan jawaban menurut dewan juri karena jawabannya adalah uraian.

Bagi Apta ikut lomba-lomba seperti ini untuk mengingat kembali dan latihan matematika, karena jika tidak sering ikut lomba lagi akan lupa. Sering kali lomba-lomba juaranya didominasi oleh sekolah-sekolah di kota besar yang fasilitas pendidikannya bagus dan banyak bimbingan olimpiade yang bermutu, tetapi sekolah dari kota-kota kecil bisa juga menjadi juara, hanya saja harus berjuang lebih keras.

Umur Berapa Sebaiknya Ikut Lomba?

Pada saat perayaan hari ulang tahun kemerdekaan negara kita, 17 Agustus di masyarakat kita biasanya ada lomba. Jenis lomba bermacam-macam, lomba makan kerupuk, panjat pinang, lari sambil bawa kelereng di sendok, lomba mewarnai, menyanyi, dan lain-lain. Pesertanya mulai dari balita hingga kakek dan nenek, warga sekampung bergembira ikut lomba untuk semarakkan HUT RI.

Anak-anak akan mendapatkan pengalaman dengan ikut lomba tingkat kampung dulu, kemudian meningkat ke tingkat yang lebih tinggi, tingkat desa atau kecamatan. Pengalaman itu penting, pengalaman mendapat medali/piala atau pengalaman tidak mendapat medali/piala. Ketika pulang membada medali/piala akan sangat gembira, tetapi jangan menangis jika pulang tidak mendapat medali/piala. Nah, lomba dimulai sejak anak bisa membaca, bisa bicara akan lebih baik dalam persiapan ke masa depan kelak.

Siswa Prestasi

Siswa Prestasi adalah lomba tahunan di Provinsi Jawa Timur bagi siswa Sekolah Dasar yang seleksinya dimulai dari tingkat sekolah, tingkat kecamatan, tingkat kabupaten, dan tingkat provinsi. Mata pelajaran yang diujikan di antaranya: PKn, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Bahasa Inggris dan membuat keterampilan. Siswa laki-laki dan siswa perempuan harus meraih nilai terbaik agar dapat mewakili kecamatan untuk dilombakan lagi di tingkat kabupaten.

Seleksi tingkat kecamatan Tuban, kabupaten Tuban dilaksanakan tanggal 28 Pebruari 2015. Seleksi tingkat kabupaten Tuban pada tanggal 12 Agustus 2015 yang diambil satu siswa terbaik laki-laki dan satu siswa perempuan. Sedangkan tingkat provinsi pada 1-4 September 2015 di Batu Malang. Sayang sekali Apta tidak dapat mewakili kabupaten Tuban di tingkat provinsi karena bersamaan dengan jadual pembinaan IMSO di Jakarta.