Science and Social Olympiads

“Explore the Horizon to Discover the Best Potential for the Greatest Nation” adalah tema The National Science and Social Olympiads (SSO) XVII tahun 2016. Olimpiade tahunan tingkat SMP dan sederajat ini dilaksanakan sejak tahun 2000, dua tahun lebih dulu dari Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang pertama kali dilaksanakan di Yogyakarta tahun 2002. Penyelenggara SSO yaitu SMA Darul Ulum 2 Jombang, yang merupakan sekolah di lingkungan pesantren Darul Ulum Rejoso Peterongan Jombang. Slogan SSO, “Faith is Our Strength”.

Usia sekolah Apta di SMP belum seumur jagung alias dua bulan. SSO merupakan lomba pertama sebagai siswa SMP. Lomba kali ini kami dari kelas 7 bertiga (Alfian, Hardana, Nagata) membentuk tim untuk ikut SSO bidang Science dengan subjek Biologi, Fisika, dan Matematika. Sebagai pendatang baru belum berharap menjadi juara tetapi untuk observasi dulu karena buku-buku SMP baru baca judulnya saja, belum sampai tuntas isinya. Apalagi lawan-lawannya kakak kelas dari kelas 8 dan 9.

Memilih Sekolah Berintegritas

Setelah siswa melewati jenjang Sekolah Dasar (SD) tentu akan melanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama (SMP). Apta berubah fikiran tentang syarat sekolah pilihan setelah lulus SD yaitu memilih sekolah berintegritas yang tidak di asrama, meskipun sebelumnya ingin sekolah yang menginap (boarding school).

Tawaran bea siswa gratis hingga lulus dari sekolah-sekolah berasrama semuanya diputuskan ditolak di akhir bulan Juni 2016. Alasannya ingin selalu bersama adik dan kedua orang tua. Terima kasih kepada sekolah yang memberikan apresiasi kepada Apta untuk menjadi siswanya, dan mohon maaf tidak dapat mengambil kesempatan bea siswa tersebut.

Jauh hari sebelum ujian sekolah/Ujian Nasional (UN) Apta mencari informasi syarat-syarat untuk masuk SMP di beberapa sekolah. Ternyata jika mempunyai sertifikat peraih medali emas Olimpiade Sains Nasional (OSN) atau medali lain tingkat internasional atas olimpiade yang diselenggarakan oleh Kemendikbud maka dapat masuk SMP Negeri tanpa tes (jalur prestasi)..

Dua pilihan Apta adalah SMP 1 dan SMP3 Tuban. Untungnya dua sekolah tersebut tidak hanya mempertimbangkan nilai UN saja. Jika syarat masuk hanya berdasarkan nilai UN, mungkin Apta tidak akan bisa masuk SMP 1. 😥  😥  😥 

Olimpiade Sains Kuark 2016

Final Olimpiade Sains Kuark (OSK) 2016 telah dilaksanakan di Gedung Titan (Dharma Dexa) Tangerang Selatan tanggal 18 Juni 2016. Finalis masing-masing level terdiri dari 101 finalis sehingga level 1-3 sejumlah 303 finalis. Babak penyisihan diikuti oleh peserta dari 33 provinsi sejumlah 92.877 peserta, namun tidak semua provinsi berhasil ke babak final. Bisa mencapai babak final adalah prestasi hebat karena pesertanya puluhan ribu.

OSK merupakan olimpiade sains terbesar jumlah peserta, dan terluas jangkauan wilayahnya, babak penyisihan diikuti oleh peserta dari  semua provinsi di negeri ini. Jumlah peserta yang mencapai puluhan ribu menunjukkan kepercayaan masyarakat atas OSK, apalagi tidak gratis, untuk ikut OSK peserta harus membayar Rp 50.000.