Arsip Kategori: Other

Berisi artikel cerita campuran selain Matematika dan Sain.

Memilih Sekolah Berintegritas

Setelah siswa melewati jenjang Sekolah Dasar (SD) tentu akan melanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama (SMP). Apta berubah fikiran tentang syarat sekolah pilihan setelah lulus SD yaitu memilih sekolah berintegritas yang tidak di asrama, meskipun sebelumnya ingin sekolah yang menginap (boarding school).

Tawaran bea siswa gratis hingga lulus dari sekolah-sekolah berasrama semuanya diputuskan ditolak di akhir bulan Juni 2016. Alasannya ingin selalu bersama adik dan kedua orang tua. Terima kasih kepada sekolah yang memberikan apresiasi kepada Apta untuk menjadi siswanya, dan mohon maaf tidak dapat mengambil kesempatan bea siswa tersebut.

Jauh hari sebelum ujian sekolah/Ujian Nasional (UN) Apta mencari informasi syarat-syarat untuk masuk SMP di beberapa sekolah. Ternyata jika mempunyai sertifikat peraih medali emas Olimpiade Sains Nasional (OSN) atau medali lain tingkat internasional atas olimpiade yang diselenggarakan oleh Kemendikbud maka dapat masuk SMP Negeri tanpa tes (jalur prestasi)..

Dua pilihan Apta adalah SMP 1 dan SMP3 Tuban. Untungnya dua sekolah tersebut tidak hanya mempertimbangkan nilai UN saja. Jika syarat masuk hanya berdasarkan nilai UN, mungkin Apta tidak akan bisa masuk SMP 1. 😥  😥  😥  Continue reading

Completer Kumon

Teman-teman apakah belajar di Kumon? Bila ya, pastinya harapan semua siswa Kumon adalah Completer. Apabila telah dinyatakan Completer artinya kalian telah dinyatakan lulus semua materi yang diajarkan di sekolah jenjang TK, SD, SMP, dan SMA. Dengan demikian akan lebih mudah memahami materi ketika menjalani jenjang pendidikan berikutnya karena telah mempelajari materi yang sama di Kumon.

Ingat Kumon ingat PR, “homework every day”, tiada hari tanpa pekerjaan rumah. Itu lah tantangan belajar di Kumon. Siswa harus mandiri, bekerja keras melawan rasa malas dan bosan, mengalahkan rasa ingin berhenti sebelum Completer. Konsultasi dengan pembimbing Kumon, jika belum bisa mengerjakan PR dapat dilakukan saat les yang frekuensinya 2x seminggu akan menghentikan niat berhenti pada saat menghadapi kesulitan. Continue reading