Umur Berapa Sebaiknya Ikut Lomba?

Pada saat perayaan hari ulang tahun kemerdekaan negara kita, 17 Agustus di masyarakat kita biasanya ada lomba. Jenis lomba bermacam-macam, lomba makan kerupuk, panjat pinang, lari sambil bawa kelereng di sendok, lomba mewarnai, menyanyi, dan lain-lain. Pesertanya mulai dari balita hingga kakek dan nenek, warga sekampung bergembira ikut lomba untuk semarakkan HUT RI.

Anak-anak akan mendapatkan pengalaman dengan ikut lomba tingkat kampung dulu, kemudian meningkat ke tingkat yang lebih tinggi, tingkat desa atau kecamatan. Pengalaman itu penting, pengalaman mendapat medali/piala atau pengalaman tidak mendapat medali/piala. Ketika pulang membada medali/piala akan sangat gembira, tetapi jangan menangis jika pulang tidak mendapat medali/piala. Nah, lomba dimulai sejak anak bisa membaca, bisa bicara akan lebih baik dalam persiapan ke masa depan kelak.

Pengalaman kami nonton di TV ada pengamat yang menyarankan anak umur balita agar jangan diajari berhitung dan membaca, tapi anak-anak disuruh bermain saja. Katanya sih, anak akan stres. Karena banyak pilihan, banyak stasiun TV, jika pemirsa tidak setuju dengan pendapat pengamat, maka dapat memindahkan channel ke TV lain. Contohnya saja pilih TV One, yang slogannya, “Memang Beda”. Siapa tahu, barang kali, pendapat pengamat di TV One berbeda dengan stasiun TV lain. Dulu waktu Pilpres, maupun piala dunia, pemenang versi TV One berbeda dengan TV lain khan? 😀  😀  😀

Di masyarakat juga begitu, ada dua kubu beda pendapat, ada juga orang tua yang melarang anaknya banyak belajar, apalagi ikut lomba-lomba. Namun dibiarkan seharian nonton TV dan main Game kapan saja. Yahhh, mungkin saja para orang tua yang begitu, berfikiran otak anaknya akan cepat rusak apabila sering dipakai untuk memikir. 😛  😛  😛

Masa sekolah pertama kali, Apta di Pra TK Al Yaklu Malang. Sebutannya bukan Play Group lho. Ketika disebut sebagai anak yang sekolah di Play Group, Apta protes. “Sekolahku bukan Play Group, sekolahku Pra TK yang belajar sambil bermain, bukan kelompok bermain saja”.  😛  😛  😛  😛

Oh ya, Apta berbagi pengalaman tentang lomba. Apta ikut lomba sejak umur balita. Tapi tidak serius-serius amat sih waktu itu. Misalkan, ketika lagi jalan-jalan di Mall kebetulan ada lomba, Apta dengan kemauan sendiri ingin ikut lomba, bergabung dengan anak-anak peserta lomba. Ketika masa-masa tinggal di Yogyakarta sering kali ikut lomba yang dilaksanakan di tempat perbelanjaan. Apta tidak pernah ngambek nangis minta dibelikan mainan atau barang apapun, tapi kalau minta ikut lomba sering ngotot, nekad.

Kalau ditanya kerabat sejak kapan keinginan Apta ikut lomba, keluarga kami menjawab, “Sejak lahir, oweeek, oweeekkk, itu sebenarnya bukan nangis, tapi ngomong ingin lomba” 🙄  🙄

Pengalaman konyol ketika Apta balita. Kalau ikut lomba sebelum piala/medali habis dibagikan, Apta tidak mau pulang. Orang tua mengajak, “Ayo kak pulang”. Jawab Apta, “Gak mau, itu piala belum habis”. Padahal, pengumuman dan pembagian piala untuk kategori lomba yang Apta ikuti sudah selesai, sisa piala merupakan kategori untuk pemenang yang lain. 😛  😛

Foto di bawah ketika meraih juara 3 pada lomba berhitung Jarimatika tingkat kabupaten/kota Malang tahun 2009. Saat itu sekolah di TK B Al Yaklu Malang. Juara 1 dan 2 berasal dari kelas dan umur yang lebih tinggi. Lombanya beradu kecepatan penyelesaian soal dan jumlah jawaban yang benar dari 100 soal. Apta selesai kurang dari 20 menit, tapi ada beberapa jawaban yang salah.

JARIMATIKA

Lomba itu sama dengan bermain saja, menyenangkan, walaupun mungkin menang dan kalah. Acara menunggu pemenang lomba diumumkan juga waktu favorit bagi Apta. Waktu tersebut diisi dengan permainan-permainan yang seru. Lihat foto di bawah, ada permainan merangkak dipandu bapak-bapak dari TNI, dan lomba memancing memakai magnet. Asyik khan…

JARIMATIKAKUApabila kalian punya pengalaman menarik tentang lomba, Yuk berbagi di sini. Kirim artikel kalian ke alamat e-mail Apta.

Artikel lain yang terkait dengan artikel sedang dibuka:

  1. VGA – Komputer Rakitan
  2. Headset – Komputer Rakitan
  3. Olimpiade Matematika Vektor Nasional
  4. OSN SD 2016 di Palembang
  5. Hari Kedua IMC Singapura