Siswa Prestasi

Siswa Prestasi adalah lomba tahunan di Provinsi Jawa Timur bagi siswa Sekolah Dasar yang seleksinya dimulai dari tingkat sekolah, tingkat kecamatan, tingkat kabupaten, dan tingkat provinsi. Mata pelajaran yang diujikan di antaranya: PKn, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Bahasa Inggris dan membuat keterampilan. Siswa laki-laki dan siswa perempuan harus meraih nilai terbaik agar dapat mewakili kecamatan untuk dilombakan lagi di tingkat kabupaten.

Seleksi tingkat kecamatan Tuban, kabupaten Tuban dilaksanakan tanggal 28 Pebruari 2015. Seleksi tingkat kabupaten Tuban pada tanggal 12 Agustus 2015 yang diambil satu siswa terbaik laki-laki dan satu siswa perempuan. Sedangkan tingkat provinsi pada 1-4 September 2015 di Batu Malang. Sayang sekali Apta tidak dapat mewakili kabupaten Tuban di tingkat provinsi karena bersamaan dengan jadual pembinaan IMSO di Jakarta.

Pengalaman ikut seleksi siswa prestasi menarik sekali, berbeda dengan lomba-lomba yang lain karena yang diujikan tidak hanya satu mata pelajaran tetapi banyak mata pelajaran dan harus punya keterampilan juga. Pada seleksi siswa prestasi tingkat kabupaten Apta membuat animasi durasi pendek. Panitia memberikan waktu +- 2,5 jam pada para peserta, sejak dari lembar kerja kosong hingga selesai, ditargetkan semua peserta selesai dalam tenggang waktu tersebut.

Kronologis lomba siswa prestasi, bagian keterampilan. Pertama Apta membuka Laptop dengan lembar kerja kosong yang selama proses pembuatan animasi dalam pengawasan panitia pengawas. Peserta yang lain juga mengerjakan keterampilan dalam ruangan yang sama, yaitu di aula Dikbud Kabupaten. Karya siswa harus asli, dibuat di tempat lomba, tidak boleh dibuat sebelumnya, walaupun hanya sebagian. Terserah peserta mau membuat apa, menampilkan tarian, nyanyian, kerajinan atau apa saja boleh.

Setelah selesai peserta harus dapat menjelaskan cara pembuatan keterampilan dari bahan hingga barang jadi, ide pembuatan, dan fungsi barang yang dibuat. Apta menjelaskan proses pembuatan animasi dari awal hingga akhir, dari frame ke frame di hadapan para juri, peserta lomba, pendamping, dan penonton. Laptop disambungkan ke proyektor, sehingga mudah sekali menjelaskan dengan tangan kanan pegang microphone dan tangan kiri sentuh mouse sambil bicara dari tahap-ke tahap tanpa harus membuat lagi slide powert point-nya. Meskipun hasilnya tidak sebaik film animasi Frozen atau Hotel Transylvania, tetapi konsep dasar cara membuat film animasi sudah dimengerti Apta.

Dengan usaha keras sejak pagi, pada siang hari itu Apta meraih nilai tertinggi total nilai teori dan nilai praktik keterampilan. Kami dari suporter keluarga dan sekolah senang sekali menerima prestasi tersebut.

Apakah kalian punya cerita menarik buat adik-adik kelas kita? Mari berbagi cerita dengan kirim artikel ke Contact.

PRESTASI

Artikel lain yang terkait dengan artikel sedang dibuka:

  1. Lomba
  2. Tim Nasional ASMOPS 2015
  3. Kelengkapan Olimpiade
  4. Casing – Komputer Rakitan
  5. Peraih Medali OSN 2015 SD