OSN SD 2016 di Palembang

Acara tahunan Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang ke-15 akan diselenggarakan di Palembang, ibu kota Sumatera Selatan. Lokasi lomba para peserta OSN SD, SMP, dan SMA pada OSN ke-14 tidak semuanya di Yogyakarta, tetapi tingkat SMP dilaksanakan di Palu, Sulawesi Tengah.

Hal sangat penting bagi siswa peraih medali OSN yang wajib disimpan dan diingat yaitu pernyataan dari Dirjen Pendidikan Menengah Kemendikbud, Achmad Jazidie pada penutupan OSN ke-14 di Yogyakarta. Berikut ini kutipan, “Para siswa terbaik yang terpilih, khususnya para peraih medali emas akan terus didampingi untuk mengikuti berbagai ajang olimpiade pada tingkat internasional. Peraih medali emas pada ajang olimpiade internasional akan mendapatkan beasiswa sampai dengan S3, dan peraih medali perak akan mendapatkan beasiswa sampai dengan S2. Sedangkan peraih medali perunggu akan mendapatkan beasiswa S1”.

Pernyataan tersebut dipublikasi pada situs Kemedikbud dan screenshot di bawah ini:

Apta telah menikmati janji dari kemendikbud yaitu mengikuti olimpiade pada tingkat internasional, dengan dipilih sebagai wakil International Mathematics and Science Olympiad for Primary School (IMSO) 2015 di Thailand. Pada IMSO Thailand meraih medali perak, sehingga sesuai pernyataan Kemendikbud akan memperoleh beasiswa sampai jenjang S2. Tahap berikutnya di SMP nanti Apta akan berusaha memperoleh medali emas dan menjadi siswa yang memenuhi syarat dan berhak untuk memproleh beasiswa dari Kemendikbud hingga jenjang S3.

Bagaimana agar lolos mewakili provinsi di tingkat nasional OSN 2016?

Berikut ini uraian singkat berdasarkan pengalaman Apta di OSN 2014-2015.

  1. Kepandaian saja tidak cukup, tetapi lihat tingkat kemampuan siswa-siswa lain dari informasi berbagai lomba. Belum tentu siswa terpandai mendapat kesempatan ikut OSN. Perlu strategi untuk dapat lolos tingkat kabupaten karena merupakan seleksi tersulit;
  2. Cari peringkat wakil OSN tingkat provinsi. Jika siswa wakil dari suatu kabupaten mendapat nilai yang rendah, jauh rentangnya dengan peserta lain, mungkin saja seleksi tingkat kabupaten belum bagus. Jika seleksi dievaluasi, dibenahi, peluang siswa pintar untuk mewakili semakin besar;
  3. Ikut berbagai lomba untuk mengetahui kemampuan siswa dari kabupaten dan provinsi lain. Peringkat peserta lain dari suatu lomba dapat digunakan sebagai benchmark (tolok ukur) kemampuan diri sendiri di antara peserta yang lain;
  4. Baca soal-soal OSN tahun-tahun sebelumnya sebagai latihan;
  5. Lihat peringkat dua periode wakil tingkat provinsi Jawa Timur di bawah ini. Dari data tersebut dapat dianalisis dan hasilnya akan sangat berguna. Tahun 2015 wakil IMSO dari Jawa Timur ada 9 siswa, dari peraih medali OSN dan dari siswa yang tidak lolos seleksi tingkat provinsi serta siswa yang mengambil jalur khusus IMSO.

Pengumuman peringkat masing-masing provinsi dapat digunakan sebagai acuan siswa untuk belajar lebih giat. Jika ada provinsi lain yang akan mempublikasikan hasil seleksi tingkat provinsi, silakan kirim dokumen ke kontak kami. Berikut ini peringkat siswa dalam seleksi OSN 2014 tingkat provinsi Jawa Timur.

Pengumuman OSN tingkat provinsi Jawa Timur tahun 2015.

Foto di bawah, souvenir Maskot OSN 2015 di Yogyakarta.

Maskot OSN 2015

Maskot OSN 2015

Artikel lain yang terkait dengan artikel sedang dibuka:

  1. Pekan Matematika UB 2014
  2. Souvenir IMC
  3. Keyboard – Komputer Rakitan
  4. Umur Berapa Sebaiknya Ikut Lomba?
  5. Karantina IMC 2013