VGA – Komputer Rakitan

VGA singkatan dari Video Graphics Accelerator adalah komponen yang berfungsi mengolah data grafis output dari komputer untuk ditampilkan pada layar monitor. Istilah VGA sama dengan yang disebut display adapter, display card, graphics board, graphics card, video adapter, atau video card. Tetapi berbeda dengan VGA untuk istilah Video Graphics Array mengacu kepada resolusi layar monitor berukuran 640×480 piksel. Zaman dulu yang beredar di pasaran layar monitor atau ponsel yang kualitas VGA yang gambarnya masih buruk, warna-warna tidak sempurna. Namun kini layar ponsel pun sudah berkualitas Full HD.

Dua produsen video card paling populer di dunia adalah Radeon ATI/ AMD dan NVIDIA. Jadi kalau beli VGA pilih produksi salah satu merk tersebut. Pada rakitan ini dengan prosesor AMD seri FX direkomendasikan VGA seri AMD Radeon R9 yang mampu memberikan resolusi ultra-HD 4K, satu merk dengan prosesor. Tapi karena merupakan seri terbaru, harganya masih mahal (mulai dari Rp 2 jutaan). Biasanya kalau ada seri baru lagi harga akan turun. Triknya beli produk teknologi beli ketika keluar produk baru, maka produk lama akan turun harga lumayan banyak.

Kartu VGA menentukan kualitas tampilan resolusi layar, kecepatan loading, dan respon time game yang dijalankan. Kalau VGA tidak mendukung, gambar akan tampil patah-patah, atau resolusi jadi rendah, bahkan ketika aplikasi dieksekusi langsung akan menutup kembali. Artinya VGA tidak kuat, maka pada game atau aplikasi pengolah foto maupun video diberikan spesifikasi persyaratan minimumnya VGA. Untuk aplikasi bermain game, desain grafis, foto, film dibutuhkan VGA yang berkinerja bagus dibanding aplikasi perkantoran semisal Microsoft Office.

Selain VGA yang ditambahkan (add-on) ada juga yang terpasang (on-board) terintegrasi di motherboard seri tertentu yang sudah cukup untuk kebutuhan aplikasi perkantoran dan game yang ringan. Bukan berarti yang add-on lebih baik dari on-board lho. Untuk yang on-board video memory (VRAM) berbagi dengan memory utama dikenal istilah shared memory.

Di dalam kartu VGA memiliki prosesor atau otak yang di sebut GPU (Graphics Processing Unit) bukan GPU minyak Gosok Pijat Urut merk Cap Lang lho 😆 . Prosesor grafis akan panas ketika digunakan, maka membutuhkan rangkaian pendingin berupa plat (heat sink) berbahan alumunium atau tembaga untuk penyerap panas dan kipas sebagai pendingin heat sink. Ada pula pendingin VGA dari air maupun oli mineral untuk kartu grafis berharga mahal. Salah satu komponen penyerap daya listrik yang besar selain prosesor adalah VGA.

Salah satu bagian penting dalam VGA adalah Video Memory (VRAM). Fungsinya untuk penyimpanan sementara data sebelum dikirim ke layar monitor. Resolusi layar full HD dengan kapasitas memory 1GB sudah cukup untuk memainkan sebagian besar game yang beredar sekarang. Akan tetapi penggunaan komputer untuk edit foto, video yang membuka banyak gambar ukuran file yang besar, lebih baik jika VGA memiliki kapasitas memory besar. Di samping itu tipe memory (DDR1 sampai DDR5) identik dengan tingkat akselerasi, menentukan kinerja komputer, semakin tinggi tipe DDR semakin cepat.

Kriteria lain yang perlu diperhatikan adalah bit memory interface yaitu ibarat lebar jalan yang akan dilalui data. Ukurannya 64 bit, 128 bit, 256 bit, dan 512 bit dan seterusnya. Semakin besar angkanya, semakin lebar jalannya berpeluang semakin cepat, tetapi juga harus didukung dengan chipset VGA-nya. Chipset ibarat jenis mobil yang ditentukan oleh ukuran CC (memory clock) dan tipe mesin misal AMD R7 atau R9, meskipun jalan lebar belum tentu bisa berjalan sangat cepat. Jadi meskipun VGA Radeon R7 128 bit masih lebih cepat dibanding Radeon 6790 yang 256 bit.

Pada rakitan ini kami menggunakan VGA HIS Radeon 6790 bekas komputer lama karena kinerjanya masih bagus dan masih mendukung game-game zaman sekarang. Tetapi hanya dipasang 1 biji karena 2 biji pengaturan CrossFireX tidak meningkat optimal, justru memboroskan energi listrik saja. Idealnya lebih baik beli satu VGA seharga 2xVGA yang diatur crossfire karena akan berkinerja lebih baik dan lebih hemat daya.

Kinerja VGA ini dengan pengaturan resolusi tinggi dipakai Apta main game seri Need for Speed dari Electronic Arts maupun Dirt 3 dari Codemasters, sangat lancar dan gambar halus tanpa nge-lag, apalagi hanya dipakai untuk misi menerbangkan pesawat Microsoft Flight Simulator X Fitur 3D-nya menampilkan gambar yang mendekati realitas, ketika main Dirt 3, kabut, asap, salju, dan mobil tekstur pemandangan seperti di alam nyata. Jika ada ledakan pun asap dan api tampil sempurna, apalagi didukung oleh fitur sound card motherbard dan speaker aktif 5 channel.

AMD Radeon 6790

AMD Radeon 6790

Artikel lain yang terkait dengan artikel sedang dibuka:

  1. Memilih Sekolah Berintegritas
  2. ASMOPS 2015 di Malaysia
  3. Motherboard – Komputer Rakitan
  4. Processor – Komputer Rakitan
  5. Hari Pertama IMC Singapura