RAM – Komputer Rakitan

Random Access Memory (RAM) adalah memori penyimpanan sementara pada saat komputer dijalankan yang datanya dibaca atau ditulis maupun diakses secara acak (random). Tipe memori ini volatile (mudah hilang), data yang tersimpan sementara akan hilang jika komputer mati. Data sementara yang disimpan adalah data program aplikasi yang sedang dijalankan yang diambil dari hard disk atau media penyimpan lainnya agar dapat dibaca oleh komputer lebih cepat daripada membaca langsung dari media penyimpan.

Semakin besar kapasitas RAM, maka akan semakin banyak data sementara yang ditampung, sehingga mempercepat respon sesaat setelah data telah disimpan. Disamping itu kecepatan proses komputer ditentukan oleh tingginya frekuensi (MHz) Front Side Bus (FSB) yang menunjukkan kecepatan CPU berkomunikasi dengan memori.

Ketika membeli memori harus dilihat dulu spesifikasi motherboard, tipe RAM dan dukungan FSB misalkan untuk MSI 990FXA Gaming mendukung RAM DDR3 2133(OC)/1866/1600/1333/1066 MHz. Jika salah memilih memori dan FSB-nya tidak didukung, maka memori tidak dapat digunakan.

Seberapa banyak RAM yang dipakai dapat dilihat di task manager sistem komputer kita. Kapasitas maksimum yang dapat digunakan dibatasi juga jenis sistem operasi yang digunakan. Microsoft Windows 7 versi 32 bit membatasi penggunaan memori (memory limits) hanya 4 GB dan versi 64 bit dapat menggunakan memori dari 8 GB hingga 192 GB. Jadi kalau punya memori lebih dari 4GB akan berguna jika dipasangi sistem operasi 64 bit.

Merk chipset RAM yang banyak digunakan umumnya Hynix dan Elpida (diakuisisi Micron). Tetapi merk RAM banyak sekali di antaranya A-Data, Apacer, Apotop, Corsair, Gskill, Kingston, Patriot, Silicon Power, TEAM, dan Transcend, serta merk lokal V-Gen dan Visipro. Merk-merk memori tersebut sebagian besar menggunakan dua macam chipset Hynix atau Elpida, hanya saja mereka mengemas menjadi banyak tipe yang berbeda pengaturan tegangan, beda FSB atau bahkan hanya beda kemasannya pakai pendingin atau tidak.

Pada umumnya komputer dipakai game atau olah grafik menggunakan merk memori yang berpendingin (heat spreader) dan berkecepatan tinggi agar lebih nampak sangar. Memang memori berharga mahal biasanya mempunyai kemampuan dan fitur lebih dari memori kelas value. Padahal menggunakan merk lokal misalkan V-Gen pun kemampuan tidak kalah bagus dengan harga yang murah, garansi selamanya, meskipun penampilan fisiknya sederhana.

Apabila dua membeli memori sebaiknya dengan spesifikasi dan merk yang sama agar bisa bekerja dual channel, fasilitas yang dimiliki motherboard. Dual channel menjadikan kinerja dua kali lebih baik daripada single channel.

Untungnya rakitan komputer kami masih dapat memanfaatkan memori bekas dua keping 2x 4GB yang telah dipakai lebih dari 3 tahun. Merk G-SKILL model SNIPER masih mampu untuk diajak main game maupun edit foto maupun video. Jika upgrade memori nantinya akan memilih merk Corsair DDR3 1866 kit 2x8GB.

RAM DDR3 GSKILL SNIPER

RAM DDR3 GSKILL SNIPER

Artikel lain yang terkait dengan artikel sedang dibuka:

  1. Prize Giving IMC
  2. PSU – Komputer Rakitan
  3. Tim Nasional ASMOPS 2015
  4. Peraih Medali OSN 2015 SD
  5. Hari Pertama IMC Singapura