Karantina IMC 2013

Peserta yang telah lolos seleksi mengikuti International Mathematics Contest (IMC) 2013 di Singapura oleh tim Klinik Pendidikam MIPA (KPM) diberi pembinaan sejak Minggu 28 Juli sampai Kamis 01 Agustus 2013. Dinamai kegiatan karantina bukan berarti kami punya penyakit menular lho, tetapi selama di tempat pembinaan tidak boleh berkomunikasi dengan keluarga, dikunjungi maupun ditelepon. Keluarga peserta IMC diberi kesempatan sekali saja menjelang berangkat ke Singapura untuk menukar tas/koper barang bawaan yang dipakai selama pembinaan dan koper yang dibawa ke Singapura. Tetapi sebagian besar peserta tidak menukar kopernya karena para orang tua mereka jauh dari Bogor. Baju-baju kotor pun dibawa ke Singapura juga.

Selama 10 hari perjalanan Apta membawa koper yang berisi baju dan perlengkapan lain dalam satu koper ukuran sedang. Apta harus membawa barang yang ringan karena selama perjalanan, peserta harus mandiri membawa barangnya masing-masing. Agar koper ringan dan memuat jenis barang bawaan yang banyak Apta membawa kaos atau celana berbahan tipis dan ringan pula, tidak membawa baju berbahan jeans. Dari KPM mendapat beberapa potong kaos dan baju seragam serta jaket.

Apa sih kegiatan selama karantina?

Selama karantina kami mendapat pembinaan matematika persiapan IMC dan Australian Mathematics Competition (AMC) yang dilaksanakan 01 Agustus 2013. Kegiatan sehari-hari dimulai dari pagi hingga malam meliputi: shalat shubuh berjamaah, kemudian olah raga ringan, belajar di ruang kelas, berbuka puasa bersama, shalat tarawih, dan tidur. Masa pembinaan bertepatan bulan ramadhan maka peserta muslim berpuasa, namun bagi yang beragama non Islam mendapat jadual makan pagi, bukan sahur. Ada latihan tari untuk pentas di Singapura terbatas bagi peserta yang ditunjuk saja.

Pada hari pertama tanggal 28 Juli 2013 kami rombongan peserta dari Surabaya sampai di di Griya Dharma Wulan (GDW), Sentul Bogor. Apta dan teman-teman yang berangkat dari Bandara Juanda diantar keluarga lalu dititipkan ke Pak Budi guru SD Al-Hikmah yang dikoordinasi KPM cabang Surabaya. Kami buka bersama dan shalat lima waktu maupun shalat tarawih berjamaah. Makanan yang disediakan lebih dari cukup, sehingga jika tidak perlu membawa makanan sendiri kalau hanya untuk dimakan sendiri pula. Jika membawa makanan sebaiknya dalam jumlah banyak untuk dimakan bersama. Kecuali kalian memakan makanan khusus yang tidak dimakan manusia pada umumnya, :D.

1Day2807-01

Pada hari kedua sampai kelima kegiatan rutin kami adalah belajar, olah raga ringan, shalat berjamaah dan istirahat lalu belajar lagi. Malam hari, shalat tarawih lalu tidur hingga waktu makan sahur.

2Day01
Sore hari waktu yang ditunggu-tunggu untuk berbuka puasa bersama. Keceriaan nampak di wajah kami menikmati menu buka puasa. Kadang-kadang ketika belajar, kami sangat kantuk, entah karena terlalu banyak makan sahur atau kurang makan sahur. Tetapi kami selalu semangat mengerjakan soal-soal yang diberikan oleh guru pembimbing. Foto di bawah.

2Day02

Tanggal 01 Agustus hari terakhir kami di Griya Damar Wulan, Sentul Bogor sebelum berangkat ke Singapura adalah mengikuti Australian Mathematics Competition. Kemudian kami belajar lagi membahas soal-soal dari guru pembimbing. Foto di bawah adalah saat IMC dan belajar membahas soal-soal olimpiade.

5Day0108

Tengah malam 01 Agustus kami berangkat naik bus menuju Bandara Soekarno-Hatta karena esok dini hari harus tiba di bandara. Penerbangan ke Singapura dibagi dalam dua kelompok. Sampai jumpa di artikel liputan selama di Singapura.